KAJIAN AGAMA

“ UMAT ISLAM MASA KINI CERMIN UMAT ISLAM MASA DEPAN “
Narasumber: Bunda Darosy Endah dan Ilham Bersaudara

Dalam kehidupan , ada 3 fase yang akan dilewati oleh setiap manusia, yaitu:
1. Fase kelemahan, dimana dalam fase ini manusia baru merasakan kehidupan di dunia yaitu fase dilahirkan. Dalam fase ini manusia tidak dapat melakukan apapun dan masih membutuhkan bantuan dari sekitarnya, oleh karena itu manusia berada dalam masa kelemahan.
2.   Fase kekuatan, dimana dalam fase ini manusia berada dalam kondisi mampu menjalani kehidupan dengan kekuatan dirinya sendiri, fase ini dialami ketika manusia ada di masa remaja / dewasa. Dalam fase ini manusia dapat melakukan perubahan terhadap dirinya dan lingkungannya dengan kemampuan dirinya sendiri. Pada saat memasuki fase ini para remaja/ orang dewasa berada dalam masa penentuan, karena kemajuan atau kemunduran yang akan dialami oleh lingkungannya ditentukan olehnya.
3.  Fase kembali kepada fase kelemahan, dimana manusia menjalani kehidupannya dengan bergantung dengan bantuan oleh orang lain yang lebih kuat, fase tersebut terjadi ketika manusia berada dalam masa tua. Pada masa tua manusia tidak akan bisa kembali menjadi penentu kebijakan untuk lingkungannya karena kekuatan dalam dirinya sudah berkurang, ia hanya dapat mengkritisi dan mengikuti apa yang telah menjadi aturan untuknya.
Pada dasarnya hakekat kehidupan manusia di bumi sudah ditentukan oleh allah swt, dalam firmannya Q.S. Al- An’am ayat 32:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُخَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ
Artinya : “Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? “ ( QS. Al-an’am : 32)
Namun pada kenyataannya sekarang, manusia khususnya remaja menganggap bahwa dunia ini adalah sebuah tempat bermain, tempat untuk bersenang-senang tanpa memikirkan akhirat mereka. Hal ini sesuai dengan masalah remaja sekarang yang dikenal dengan 5F, berikut penjelasannya:
·       Fun ( bersenang-senang), jelas sekali terlihat di zaman modern ini remaja lebih suka menghabiskan waktunya untuk bermain-main mencari kesenangan sehingga lupa dengan hakekat kehidupannya yang sebenarnya.
·        Food ( makanan), sekarang ini pola makan remaja tidak begitu memperhatikan kehalalan dan keharaman makanan, mereka hanya mementingkan harga makanan yang mahal dan enak. Remaja lebih menyukai makanan eropa dari pada makanan timur tengah padahal di eropa sendiri mayoritas non muslim sehingga tidak ada jaminan tentang kehalalan makanan tersebut.
·        Fashion ( gaya busana ), remaja sekarang ini telah dilanda demam fashion dari barat, mereka cenderung memilih demikian karena menganggap gaya barat adalah trend masa kini tanpa memperhatikan aurat yang seharusnya ditutupi. Para remaja muslimah pun sekarang lebih banyak yang menggunakan pakaian yang kurang memenuhi aturat syar’i yakni menutup aurat. Misalnya celana jeans yang memperlihatkan lekuk tubuhnya, jilbab kecil yang tidak menutupi dadanya dan pakaian tipis.
·       Facebook ( sosial media ), para remaja menganggap bahwa seorang yang tidak mempunyai sosial media seperti facebook, BBM, line atau whats App adalah kuno, kuper, tidak gaul dan sebagainya. Padahal sebenarnya penggunaan sosial media memiliki lebih banyak madarat daripada khasiatnya, contohnya penggunaan sosmed memiliki efek ketergantungan untuk selalu membuka sosmed tersebut sehingga lupa waktu belajar, makan, ngaji bahkan sholat.
·       Futsal , futsal menjadi salah satu masalah remaja dikalangan laki-laki karena demam bola yang melanda para muslim dapat menyebabkan efek buruk pada nilai ketaatan terhadap allah SWT, selain membuang waktu yang sia-sia futsal juga menjadi bahan perjudian, permusuhan dan perselisihan antar sesama.


Remaja pada saat ini tidak dapat dipisahkan dengan istilah PACARAN, namun sebagai muslim yang baik pacaran bukanlah hal yang buruk karena pacaran seorang muslim mengandung arti, PA= Pelajari Al-qur’an , CAR=Cintai Allah dan Rasul , AN= Amar ma’ruf Nahi mungkar.
Oleh karena keadaan umat islam saat ini yang dipandang kurang baik, mari mulai detik ini senantiasa kita tingkatkan kualitas diri (keimanan dan ketaqwaan) kita masing-masing agar kelak umat islam semakin baik dan berkembang lagi. Amin.

0 komentar:

Posting Komentar